hamidah komalasari

Rabu, 14 Januari 2015

Teluk Lamong, Terminal Pertama dengan Otomatisasi


Teluk Lamong, Terminal Pertama dengan Otomatisasi

14/01/15, 08:00 WIB



SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus mengembangkan otomatisasi terminal. Tujuannya meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja di terminal. Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan, kemampuan otomatisasi tersebut sesuai untuk diterapkan pada teknologi di pelabuhan, gudang logistik, dan bandar udara.
”Hal ini sangat potensial seiring dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk mendorong pengembangan sektor logistik di negara berkekuatan belasan ribu pulau ini,” katanya, Selasa (13/1).
Dia menyampaikan, proyek otomatisasi itu bekerja sama dengan perusahaan Gaussin Manugistique dari Prancis dan bergerak di empat pasar yang sedang berkembang pesat. Yaitu, energi, transportasi, lingkungan, dan bahan mentah. Kerja sama tersebut membuat TTL menjadi pelabuhan pertama yang bersistem otomatis di Indonesia.
Djarwo menyebutkan, sementara ini proyek itu dibiayai pemerintah Prancis. Apabila proyek berhasil, lanjut dia, biayanya menjadi beban perseroan. Namun, jika tidak berhasil, biayanya menjadi hibah dari pemerintah Prancis.
Menurut Djarwo, joint venture dua pemain besar kepelabuhanan itu bertujuan mengantisipasi kebutuhan atas otomatisasi kerja operasional logistik dan infrastruktur untuk mendorong perekonomian. Selain itu, jelas dia, otomatisasi pelabuhan tersebut dimanfaatkan untuk perakitan, komersialisasi, pemasaran, distribusi alat di TTL –yang salah satunya berupa automated terminal tractor (ATT)–, dan docking system.
Direktur Utama TTL Prasetyadi menambahkan, otomatisasi itu dilengkapi dengan software sistem manajemen transportasi sehingga dapat menambah kecepatan dan keakuratan dalam proses operasional. ”Dengan sistem dan peralatan canggih, maka TTL dapat mewujudkan komitmen menjadi semi-automatic terminal di Indonesia,” ujarnya.
Prasetyadi mengungkapkan, dilaksanakannya kerja sama itu membuat visi Pelindo III untuk menjadi terminal berkonsep zero waiting time benar-benar terwujud. Dia berharap otomatisasi dapat mempercepat pelayanan. Dia menambahkan, sebelumnya, tepatnya Maret 2013, Pelindo III dan Gaussin juga memulai kerja sama untuk suplai 50 unit ATT lift diesel sekaligus docking station. Peralatan tersebut kini sudah beroperasi di TTL.

sumber : http://www.jawapos.com/baca/artikel/11429/Teluk-Lamong-Terminal-Pertama-dengan-Otomatisasi

Diposting oleh hamidah komalasari di 19.46
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

hamidah komalasari
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2015 (7)
    • ▼  Januari (7)
      • Harga Premium dan Pertamax Selisihnya Hanya Rp 1.450
      • Ujian Nasional Dihapus, Diganti Evaluasi Nasional
      • Pemerintah Serahkan 165 Penghargaan Bidang Industri
      • Pemerintah Prioritaskan Suntik BUMN Produktif
      • Teluk Lamong, Terminal Pertama dengan Otomatisasi
      • Harga Premium dan Pertamax Selisihnya Hanya Rp 1.450
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.